Selenggarakan FGD dan Workshop bagi Pelaku UMKM Difabel untuk meningkatan daya saing, kemandirian, serta keberlanjutan usaha UMKM difabel di Kabupaten Purworejo.

Purworejo, 30 Juni 2026 – TIM Penelitian Fundamental Reguler STIE Rajawali Purworejo pada hari ini menyelenggarakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang diikuti oleh 40 pelaku UMKM difabel. Para peserta merupakan sampel dalam penelitian yang sedang dilaksanakan oleh tim peneliti.
Kegiatan ini bertujuan untuk menggali informasi, pengalaman, serta berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM difabel dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya. Melalui diskusi yang interaktif, tim peneliti memperoleh berbagai masukan yang akan menjadi data penting dalam mendukung pelaksanaan penelitian.


Selain FGD, kegiatan juga dirangkaikan dengan workshop Business Model Canvas (BMC) dan Digital Branding. Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM difabel dalam menyusun model bisnis yang lebih terstruktur serta memperkuat strategi pemasaran digital agar mampu menjangkau pasar yang lebih luas.
Dalam sesi Business Model Canvas, peserta memperoleh pendampingan untuk mengidentifikasi nilai tambah produk, segmen pelanggan, saluran pemasaran, hingga strategi membangun hubungan dengan pelanggan. Sementara itu, pada sesi Digital Branding, peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya membangun identitas merek, mengoptimalkan media sosial, serta memanfaatkan platform digital sebagai sarana promosi yang efektif.
Melalui kegiatan ini, TIM Penelitian Fundamental Reguler STIE Rajawali Purworejo tidak hanya berupaya menghasilkan data penelitian yang berkualitas, tetapi juga memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku UMKM difabel. Diharapkan, hasil penelitian dan kegiatan pendampingan ini dapat mendukung peningkatan daya saing, kemandirian, serta keberlanjutan usaha UMKM difabel di Kabupaten Purworejo.