Gelar FGD Riset Unggulan Daerah TA 2026 Bahas Model Penataan dan Pemberdayaan PKL Berbasis Nudge-Graduation

Purworejo – Tim Riset Unggulan Daerah (RUD) Tahun 2026 STIE Rajawali Purworejo melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) dengan tema “Model Penataan dan Pemberdayaan Pedagang Kaki Lima (PKL) Berbasis Nudge-Graduation dan Tata Kelola Kolaboratif di Kabupaten Purworejo” pada 4 Agustus 2026 bertempat di Gedung PLUT KUMKM Kabupaten Purworejo.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Ketua Tim Peneliti Riset Unggulan Daerah, Dr. Hesti Respatiningsih,S.E., M.Par.,  yang dalam sambutannya menyampaikan bahwa penelitian ini bertujuan menghasilkan model penataan dan pemberdayaan PKL yang tidak hanya berorientasi pada ketertiban ruang publik, tetapi juga mampu meningkatkan kesejahteraan para pelaku usaha melalui pendekatan kolaboratif antara pemerintah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya.

FGD menghadirkan dua narasumber yang memiliki peran strategis dalam pengelolaan dan pembinaan PKL di Kabupaten Purworejo, yaitu Bapak Nur Hadi Trionggo dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan Kabupaten Purworejo serta Ibu Indri dari Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Purworejo.

Dalam paparannya, Bapak Nurhadi Trionggo, S.H., M.A.P, menjelaskan berbagai kebijakan pemerintah daerah terkait penataan, pemberdayaan, dan pengembangan kapasitas Pedagang Kaki Lima agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Sementara itu, Ibu Indri Astuti Kurniawati menyampaikan pentingnya sinergi antara aspek penegakan peraturan daerah dengan pendekatan pembinaan yang humanis sehingga tercipta keseimbangan antara ketertiban umum dan keberlangsungan usaha para PKL.

Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, peserta memberikan berbagai masukan mengenai tantangan penataan PKL, strategi pemberdayaan yang efektif, serta peluang penerapan konsep Nudge-Graduation sebagai pendekatan inovatif dalam mendorong perubahan perilaku dan peningkatan kemandirian pelaku usaha secara bertahap.